Makna Sepertiga Malam Terakhir Ramadan

diposting oleh mr jarkoni on Jumat, 24 Juni 2016

Bulan Ramadan harus diyakini oleh setiap umat muslim yaitu sebagai bulan yang berkelimpahan berkah dan pahala, dengan catatan bagi yang ingin meningkatkan taqwa. Allah SWT telah menyiapkan ganjaran berlipat ganda bagi umat yang berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan ketaqwaannya dari waktu ke waktu. Sehingga selama 30 hari ramadan terbagi 3 fase makna yang istimewa bagi umat yang taat menjalankan kewajiban puasanya.

  • Sepuluh hari pertama Ramadhan dimaknai Rahmat yaitu terbukanya pintu Rahmat Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya yang menunaikan shaum. 
  • Sepuluh hari kedua Ramadan atau pertengahan dinamakan Magfirah yaitu di Ampuninya-Nya segala dosa-dosa oleh Allah SWT. 
  • Sepuluh hari terakhir bulan ramadhan dinamakan Itqun Minan nar (pembebasan dari api neraka).
Koper

Amalan-amalan utama yaitu shalat wajib berjamaah dimasjid dan shalat sunnah tarawih serta witir berjamaah bersama imam dimasjid sampai selesai hingga salam.

Melaksanakan puasa wajib pada esok harinya dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari dan mengisinya dengan memperbanyak ibadah baik siang maupun malam yaitu dengan memperbanyak membaca Al-Qur'an, doa, dzikir dan istighfar.

Memperbanyak sedekah dan infak juga sangat diutamakan, karena amalan ini bermakna vertikal dan horisontal yaitu hanya memohon keridhoan Allah SWT atas semua sedekah dan infak yang kita berikan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial saudara kita yang membutuhkan bantuan.
Amalan beribath dan berjihad dijalan Allah Ta'ala juga sangat dianjurkan karena masih banyak bangsa muslim diluar sana sedang berkecamuk perang menegakkan syariat Silam dan melawan penindasan.
Amalan berumrah dibulan ramadan bermakna setara dengan pahala haji, luar biasa!
Pada 10 malam terakhir dianjurkan perbanyak ber i'tikaf di masjid. Amalan-amalan shalih sepuluh hari terakhir berpahala luar biasa yaitu setara 1000 bulan yang seharusnya menjadi konsentrasi kita pada sepuluh hari terakhir dari bulan suci Ramadhan.


Semoga Allah mengaruniakan ampunan, lailatul qadar dan ridha-Nya kepada kita. Wallahu a’lam bish-shawab.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar