Makna Qurban Idul Adha

diposting oleh mr jarkoni on Kamis, 02 Oktober 2014

Pejabat Bandhot biasanya pesan Terpedo

Kurban berasal dari bahasa Arab yang disebut dengan qurbah yang artinya mendekatkan diri kepada Allah. Dalam ritual Idul Adha itu terdapat apa yang biasa disebut udlhiyah (penyembelihan hewan kurban). Pada hari itu kita menyembelih hewan tertentu, seperti domba, sapi, atau kerbau, guna memenuhi panggilan Allah. Idul Adha juga merupakan refleksi atas catatan sejarah perjalanan kebajikan manusia masa lampau yang ditorehkan Nabi Ibrahim. Idul Adha bermakna keteladanan Ibrahim yang mampu mentransformasi pesan keagamaan ke aksi nyata perjuangan kemanusiaan. Baca Hikmah dan Keutamaan Qurban Idul Adha----> disini.

Selain bermakna mendekatkan diri kepada Tuhannya, tetapi juga mendekatkan diri kepada sesama, terutama mereka yang miskin dan terpinggirkan sebagai bentuk solidaritas sosial Islam, mendekatkan diri kepada saudara-saudara kita yang kekurangan. Dengan mendekatkan diri kepada mereka yang fakir, saat memiliki kenikmatan, kita wajib berbagi kenikmatan itu dengan orang lain. Ibadah kurban mengajak mereka yang mustadh’afiin untuk merasakan kenyang seperti Anda. Atas dasar spirit itu, peringatan Idul Adha dan ritual kurban memiliki tiga makna penting sekaligus.

Pertama, makna ketakwaan manusia atas perintah sang Khalik. Kurban adalah simbol penyerahan diri manusia secara utuh kepada sang pencipta, sekalipun dalam bentuk pengurbanan seorang anak yang sangat kita kasihi.

Kedua, makna sosial, di mana Rasulullah melarang kaum mukmin mendekati orang-orang yang memiliki kelebihan rezeki, akan tetapi tidak menunaikan perintah kurban. Dalam konteks itu, Nabi bermaksud mendidik umatnya agar memiliki kepekaan dan solidaritas tinggi terhadap sesama. Kurban adalah media ritual, selain zakat, infak, dan sedekah yang disiapkan Islam untuk mengejewantahkan sikap kepekaaan sosial itu.

Ketiga, makna bahwa apa yang dikurbankan merupakan simbol dari sifat tamak dan kebinatangan yang ada dalam diri manusia seperti rakus, ambisius, suka menindas dan menyerang, cenderung tidak menghargai hukum dan norma-norma sosial menuju hidup yang hakiki.

dicuplik dari : http://ruanghati.com/2009/11/26/makna-kurban-selamat-hari-raya-idul-adha-1430-h/

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar